Feed on
Posts
comments

Ranting Emas 9

To the point…langsung menuju cerita

Siti dan Rocky sekarang sudah berada diatas badan pak paus. Seperti cerita-cerita di tipi pak paus menyemburkan airnya sekali-sekali. "Ti, lihat air mancur..!!", teriak rocky kegirangan. Rocky berjingkrak-jingkrak senang. Rocky bergegas mendekati air yang keluar dari badan pak paus (badan??-red). Eh bukan hidung (hidung??-red). Pokoknya apapun itu yang pasti keluar dari dalam diri pak paus (he..he..he..-red).

"Brr..br..dingin..",ujar rocky menggigil kedinginan.

"Siti..lihat ada lumba-lumba". Memang kebetulan ada lumba-lumba yang keluar masuk dari dalam laut.

"Bagus banget, kapan-kapan naik ke sini lagi, boleh ya pak?", tanya rocky kepada pak paus.

"Ho..ho..ho..boleh", jawab pak paus.

Siti tidak menghiraukan rocky. Sepertinya ada sesuatu yang membuatnya melamun sedari tadi. Secara tidak sadar air matanya jatuh dari matanya yang indah itu. Cepat-cepat disekanya biar tidak ketahuan rocky. Rocky baru sadar dia dari tadi berbicara sendiri. Rocky mendekati Siti.

"Ada apa dek Siti yang manis, caem, ayu, cuuaannntikk..", goda rocky."Abang tahu nih..Siti kebelet pipis yaaa??" Siti menggeleng sambil tersenyum. "Abis apa dong?? Siti laper?? Aus??". Siti menggeleng lagi.

Rocky berpikir sebentar,"OO..Abang tahu sekarang…Siti pengen denger abang nyanyi yaaa?" (Haaa!!Nyanyi??–red) "Tenang ti abang pasti nyanyi lagu yang membuat dek Siti ga bisa tidur."Ucap rocky semangat (Yaa…iyalahh ga bisa tidur… ngomong aje fals gimana nyanyi–red)

Dengan reflek Siti langsung teriak,"Jaaaannnnngaaaannnnnnnnn…..!!!" (good..:)–red) Persis, seperti cerita-cerita di pelm-pelm, gerakan Siti diperlambat lalu tangan Siti dengan cepatnya (tapi masih slow motion) menutup mulut Rocky yang mulai membuka suara.

"Suara abang disimpan aja buat nanti kalau kita sudah sampai di tepi.Siti gapapa kok, Siti cuman pengen menikmati keindahan laut merah ini",ujar Siti berbohong. Siti kelihatannya ingin mengungkapkan sesuatu ke Rocky tapi dia sangat takut sekali akhirnya dia menahan dirinya. Rocky bukannya marah karena bakatnya menyanyi (menurut rocky–red) ditahan tapi dia malah senyam-senyum sendirian. Mukanya langsung merah menyala. pipinya bersemu jingga. matanya jadi hijau. giginya tetep..kuning! (he..he..he..–red) Baru kali ini mulutnya dipegang sama cewek. Siti dengan cepat melepas tangannya.

"Siti jangan aahh.."kata rocky pelan. (Gubrak!!–red)

"Nih burung kenapa sih!!",kata Siti dalam hati.

"Kenapa bang??"tanya Siti penasaran.

"Maksud abang jangan disini malu dilihat pak paus",jawab rocky sambil berbisik.

"Malu kenapa bang??"tanya Siti masih penasaran.

Belum selesai Rocky menjawab, Pak Paus menyela pembicaraan mereka,"Gawat..gawat..!!"

"Gawat kenapa pak??Bapak ga sanggup meneruskan perjalanan ini??",Siti langsung panik.

"Iya, Didepan ada sekumpulan ikan Hiu sudah menunggu kedatangan kita..saya ga berani melewati mereka". "Saya takut kalian akan jadi mangsa mereka, lebih baik kita batalkan saja perjalanan kalian."saran pak paus. "Kita kembali ke pantai",ujar pak paus lagi.

Pak paus langsung berputar haluan. Terlambat, salah satu anggota dari gerombolan ikan hiu sudah melihat mereka. Bagaimana nasib Rocky dan Siti, serta pak paus??Misteri apa yang sebenarnya disimpan Siti?Lalu misteri apa yang masih belum terjawab mengenai mata pengawas?? Temukan jawabannya di Ranting Emas 10..go..go..perbinatangan indonesia!!

Ranting Emas 8…

Pas bener momentnye..ranting emas udah sampe ke 8, gue ulang tahun tanggal 8 tahun ini tahun 2008. Yang belum tahu apa itu ranting emas coba di buka-buka kembali blog gue ke belakang nah disitu lo bisa liat dari atu ampe ketujuh. Bagi yang ga berminat silahkan tutup aje nih blog oke?setuju? Baik kita lanjutkan ceritanya. Cerita terakhir ketemu sama ikan paus yang terdampar dan misteri mata pengawas yang belum terpecahkan. Si Rocky dan Siti mendekati ikan paus tersebut. "Kenapa Pak Paus?" tanya Rocky."Aduh..tolongin saya..uff..uff..fuuuhh..uff..uff..fuuuhh..saya..uff..uff..fuuuhh.. terdampar..karena..uff..uff..fuuuhh..ombak yang sedang..uff..uff..fuuuhh..mengganas..fuuuhhh..,jawab paus sambil menarik napas yang panjang karena susahnya ia bernafas.

"Ya sudah Bapak istirahat dulu disini nanti saya cari bantuan menelusuri pantai ini barangkali ada sesuatu yang bisa membantu bapak", ujar rocky bijaksana. "Ayo ti kita harus cari bantuan buat bapak paus ini supaya dia bisa kembali kelaut", ajak Rocky."Tapi..",kata Siti.

"Biarkan saja bapak paus ini istirahat dulu..emang kamu bisa ngangkat bapak ini terus dibawa ke laut? " tanya Rocky.

Si Siti tangannya eh sayapnya di seret mengikuti rocky. Si Siti cuman bengong memandangi bapak Paus itu dengan kasihan. Si Rocky emang kebangetan Paus itu kan sejenis ikan yang ga sanggup lama-lama di darat. Kalau dia ninggalin lama si paus bisa-bisa si paus makin cepat koitnya.

Si Rocky dan Siti akhirnya meninggalkan Pak Paus yang sedang megap-megap. Pak Paus akhirnya pingsan. Hingga beberapa menit lamanya si Rocky ga muncul-muncul juga, mata yang sedari tadi mengawasi rocky dengan secepat kilat mendatangi Pak Paus. Lalu dengan sekuat tenaga pasir-pasir yang ada di samping pak paus di gali supaya air bisa mengalir dan bisa membawa pak paus kembali ke laut. Ketika air sudah mulai mengalir, Si Rocky dan Siti dari kejauhan datang menghampiri si paus tersebut. Si Mata pengawas ini melihat Rocky, lalu dengan secepat cahaya ( biar lebih cepat dari kilat..he..he..he..)lari ke belakang pohon.

"Susah juga nyari bantuan di tengah-tengah pantai gini, ga ada satupun yang mau bantuin kita padahal saya udah teriak dengan sekencang-kencangnya",Rocky berkata pada Siti.

Siti cuman ngangguk sambil mulutnya komat-kamit dalam hati, mudah-mudahan Pak Paus ga out..

Sampai di dekat pak paus, Si Rocky tiba-tiba menemukan ide, "Ti kenapa kita ga gali aje pinggiran dari tubuh pak paus jadi air bisa mengalir dan membawanya ke laut?" ujar Rocky semangat. Yah si Rocky kemana aja sih pas pak paus udah sekarat baru keluar idenya. Jangan ikutin PLN dong lemot kalo nyalain listrik di Medan. Lho apa hubungannya??(soalnya setahu penulis ide suka diidentikan dengan lampu bohlam kali aje si Rocky ikut kena pedaman bergilir jadi dia agak lemot berfikir,he..he..he..-red). Siti udah ga ngedenger apa kata si Rocky, dia langsung menggali pinggiran tubuh pak paus. Rocky berkata dalam hati."Siti emang cocok jadi pendampingku buktinya belum selesai mengeluarkan ide Siti langsung berbuat sesuai dengan pikiranku, oh my soulmate…".(Gubrak!! Dasar cowok dodol-red). Rocky ikut menggali. Pak Paus mulai membuka matanya perlahan. Dia merasakan air sudah membasahi tubuhnya. Ora..eh burung yang pertama ia lihat adalah Rocky. "Pemuda yang baik hati",gumam pak paus. Pak Paus ga tahu aja padahal bukan Rocky burung yang pertama nolong pak paus. Rocky dan Siti beruntung karena ombak juga membantu mereka. Tidak sampai satu jam akhirnya Pak Paus bisa kembali ke laut. Pak Paus senang bukan main. Matanya berbinar-binar ga karuan..air matanya membasahi pipinya..(Tunggu..inikan ceritanya dilaut bukannya seluruh tubuhnya emang udah basah, jadi bukan cuma pipinya aja kan??-red). Pak Paus mengucapkan beribu eh dua kali (kalo ampe seribu mana kelar nih cerita??-red) terima kasih ke Rocky sama Siti. "Apa yang bisa saya bantu untuk membalas kebaikan adek-adek ini",pinta pak paus. "Ga usah pak paus kami ikhlas kok membantu bapak", jawab si Rocky. Siti langsung teringat dengan tujuannya. "Begini Pak Paus, Kami sedang dalam misi mencari ra..eh maksud saya kami ingin menyeberang laut ini cuman kalau kami terbang, kami tidak sanggup pak soalnya dari sini saja tidak kelihatan ujungnya. kami takut ketika kami berada di tengah-tengah kami kelelahan dan jatuh ke laut."jelas Siti panjang lebar. "Kiranya pak Paus bisa mencari solusi buat kami, Kalau pak paus punya perahu yang bisa membawa kami menyeberang kami akan sangat berterima kasih sekali".

"Hoo..hoo..hoo..jadi itu masalah kalian. Saya tidak punya perahu untuk mengangkut kalian tapi kalian bisa naik ke punggungku dan saya akan membawa kalian ke ujung laut ini, bagaimana?"tawar pak paus.

Rocky yang baru sadar kalau dia lagi punya masalah langsung mengangguk setuju. Siti berkata, "Terima kasih pak paus. Apakah itu tidak merepotkan pak paus?".

"Hoo..hoo..hoo..sama sekali tidak. Bantuan saya tidak sebanding dengan bantuan kalian tadi"jawab pak paus.

"Ayo naik ke punggung saya"

Akhirnya Si Rocky dan Siti naik ke punggung Pak Paus. Mata yang mengawasi Rocky tersenyum senang. "Selamat tinggal anakku, selamat berjuang",ujar si mata itu.

Rocky dan Siti mulai menyebrangi laut merah.

Bagaimana kelanjutan petualangan si Rocky dan Siti ini. Siapakah sebenarnya mata pengawas itu. Tantangan apalagi yang dihadapi si Rocky dan Siti? Nantikan kelanjutannya di Ranting Emas 9. Nah pembaca berhubung udah malem sampai disini dulu ye..See u tomorow..:)

Di sebuah negeri Antah berantah. Suatu ketika seorang raja sedang duduk di singgasananya. ia memanggil punggawanya. Si punggawa datang menghampiri. "Ada perlu apakah baginda memanggil saya?".

Baginda lalu berkata,"Kamu duduk disini dan dan saya duduk di bawah seperti kamu".

"Jangan baginda, saya tidak pantas duduk disinggasana itu", jawab sang punggawa.

"Kalau kamu tidak mau, kepala kamu akan saya penggal",tegas baginda.

"Ampun baginda, kepala saya jangan dipenggal. Saya masih punya anak istri yang harus saya nafkahi".

"Ya sudah turuti saja apa perintah saya!"

"Baiklah",jawab si punggawa itu merasa bersalah.

Baginda lalu berkata lagi,"Tukar pakaian kita".

"Ha!Baginda tidak salah ucap. Pakaian Baginda adalah pakaian kebesaran yang hanya boleh dipakai Petinggi kerajaan seperti baginda."ujar sang punggawa gemetar.

"Kamu sudah mulai berani membantah perintah saya!",kata baginda dengan nada tinggi.

"Baik..baik..baginda".Lalu si punggawa melepas pakaiannya.

Akhirnya baginda dan si punggawa sudah bertukar posisi. Si punggawa sudah menjadi raja dan baginda menjadi punggawanya.

"Bagaimana perasaan kamu memakai pakaian kebesaranku, hai punggawa?",tanya baginda.

"Saya merasa dunia ini ada di genggaman saya."

"Lalu apa lagi?"

"Saya merasa bangga, terhormat, dan paling hebat."

"Hmm.Perasaan itu juga ada pada saya",ujar sang baginda.

"Bagaimana saya bisa merasakan kesusahan rakyatku kalau saya masih tetap memakai pakaian kebesaranku itu."

"Bagaimana saya bisa menghargai orang lain kalau saya merasa paling hebat dan bisa menguasai orang lain dengan pakaian kebesaranku itu."

"Mulai sekarang saya akan tidak akan memakai pakaian kebesaran yang menutup mata saya, yang membungkam mulut orang lain, dan yang membekukan otak saya bahwa masih banyak orang yang lebih hebat dan lebih tinggi dari saya."

Akhirnya sang baginda tidak pernah memakai pakaian kebesarannya. Pakaian kebesarannya ditukar dengan pakaian biasa yang tidak terbuat dari emas dan permata. Negeri yang dipimpin beliau menjadi negeri yang subur dan menjadikan rakyatnya saling menghargai antar sesama.

Untouch mainded

Melihat judul diatas mungkin sepintas kita ingin menghukum setan dengan perangkapnya. Gue ga berniat seperti itu karena menghukum setan adalah urusan Tuhan bukan urusan gue. Gue pengen win-win solution artinya gue ga terperdaya dengan perangkap setan dan setan pun bisa melaksanakan tugasnya menjerat manusia. Gue bisa bilang seperti itu karena gue tahu setan lebih lama hidupnya dari kita, gue ga bakalan bisa melawannya karena mereka lebih berpengalaman dari gue yang baru hidup hitungan puluhan tahun dengan mereka yang ribuan atau bahkan jutaan tahun. Mungkin bagi sebagian orang berfikir kita harus melawannya, menurut gue percuma kita melawannya karena semakin dilawan semakin mereka senang. Mereka tertantang dengan kita. Gue pernah mencoba untuk melawannya tapi justru gue termakan dengan ucapan gue sendiri. jadi percuma…

Tahukah kalian perangkap setan itu seperti apa? Mereka tahu kelemahan kita adalah hati/perasaan karena mereka tidak memiliki itu jadi mereka menjadikan hati kita sebagai perangkapnya. Gue juga bukan menganjurkan buat bersabar yang diam terus melihat ketidakadilan..bukan seperti itu. Tapi yang ingin gue bilang disini jangan mendramatisir masalah, percayalah ga ada gunanya..memang sulit tapi mereka sudah menang satu kosong dengan kita. Gue ga bisa tapi gue akan belajar..Insya Allah, begitu juga dengan kalian yang membaca blog gue ini. Gue juga baru sadar dengan hal ini makanya gue langsung menulis blog ini.

Contoh : Ini cerita tentang sahabat yang tadinya akrab sampai kedua orang tua mereka pun saling kenal. Gue juga ga tahu apa penyebabnya tiba-tiba Salah satu dari kedua sahabat itu memukul sahabatnya sendiri di tempat umum sampai berdarah-darah. Tahu ga kalian dibelakang orang itu setan tertawa terbahak-bahak. Gue ga menyalahkan setan dengan tertawanya. Memang sifat setan seperti itu. Mereka berhasil, kawan…gue bisa menebak hati kedua orang itu sudah dipengaruhi oleh mereka.

Dengan mudahnya mereka bisa mempengaruhi hati kita, kita bisa dibuat supaya membenci orang tua kita, teman kita, sahabat kita, guru kita, bahkan dengan pencipta kita yaitu Allah SWT. Lalu setelah itu kita akan dibuat putus asa. Harapan kita hancur dan satu-satunya yang bisa mendengar kita adalah setan. Percayalah pikiran seperti itu salah! seandainya memang ada teman kita, orang tua, sahabat membenci kita, itu bukan benci tapi mereka sedang melatih kita supaya kita menjadi manusia yang kuat. Karena setiap perangkap setan ada levelnya. Kalau di level pertama kita sudah menjadi kuat maka kita akan bisa lanjut ke level berikutnya. Tapi kalau di level pertama kita sudah jatuh, maka dengan mudahnya setan mengajak kita untuk mengakhiri hidup kita.

Seburuk-buruknya hidup kalian di dunia ini kalian sangat berarti buat orang lain. Serugi-ruginya kalian hidup di dunia, masih banyak orang yang membutuhkan kalian. Gue juga bukan mengajarkan buat kalian untuk tidak egois. Karena pada dasarnya manusia itu egois. Egois disini dalam arti positif bahwa manusia ingin maju, manusia ingin lebih baik dari hidup sebelumnya, manusia ingin mandiri. Karena hidup kita memang bukan hanya untuk kita sendiri tapi juga buat orang lain. Gue setuju kalau ada yang bilang kalau kita bisa membuat orang lain bahagia maka kita pun akan bahagia.

Kalian jangan takut untuk berjalan dalam hal apapun itu, pekerjaankah, cinta, dan yang lainnya seandainya di tengah jalan kalian tertusuk duri, duri itu mungkin menyakiti kaki kalian tapi kalian jadi tahu bahwa duri itu bisa menyebabkan kita jadi sakit. Kita akan lebih berhati-hati lagi dalam berjalan. kalau pun kalian ga tahu duri itu ada dimana, ga perlu mencari duri itu dimana, seandainya jalan kita salah maka otomatis duri itu akan menancap di kaki kita tapi apabila jalan kita benar dan diridhoi-Nya maka kaki kita akan tetap mulus tanpa luka sedikitpun. Terus bagaimana kalau setiap kita jalan selalu tertusuk duri, jangan takut karena kaki kita diciptakan dari bahan yang tahan terhadap duri manapun. Kecuali kalau kita menganggap duri itu bisa menembus kaki kita maka kaki kita ga bisa digunakan untuk berjalan lagi. maka berpikirlah duri itu tidak sampai menembus kaki kita. Memang membuat sakit tapi kalau ga sampai tembus bukankah kita masih bisa berjalan lagi apalagi hanya tergores..

Balik dari pembahasan diatas bagaimana caranya supaya tidak mendramatisir masalah. Kita akan bilang kita ga mendramatisir masalah kok cuman dianya aja yang nyakitin kita otomatis kita jadi sedih, otomatis kita jadi melawan meskipun orang itu adalah orang tua kita, sahabat kita, teman kita. Gue juga ga menyalahkan kalau kita sedih karena disakiti tapi Gue pernah baca nabi menganjurkan kita boleh sedih tapi jangan sampai berlarut-larut. Secara logika juga ada benarnya air mata kita doang yang jadi kering tapi orang yang menyakiti hati kita mereka ga peduli dengan air mata kita, betul kan??jadi percuma juga kalau sampai berlarut-larut. Begitu pula dengan kalau kita lawan dengan tenaga, kalau kita jago bela diri nah kalau dianya yang lebih jago kitanya babak belur, masuk rumah sakit dianya mah sehat wal-afiat. Kita sadar diri aja kalau memang itu bukan jalan kita. Bukan pasrah tapi seperti yang ada diatas yang rugi kita sendiri. Memang rasanya puas bisa nonjok orang tapi udahannya tangan kita sakit, hati kita juga masih sakit. Yah ruginya jadi dua dong. Tapi memang susah sih…he..he..he..(belajar.. )mungkin kalau dari dulu kerjaan gue nonjok orang gue ga bakalan bisa nulis blog ini..ha..ha..ha..gimana gak tangan jadi segede tales bogor malahan bisa lebih gede lagi kali..(mudah-mudahan hal ini bisa gue pertahankan terus karena gatel juga nih tangan..ha…ha…ha..).

Ya itulah kalau kita udah masuk perangkapnya..emang lo..lo..pada mau disamain ama tikus yang gampang banget masuk perangkap cuman digantungin ikan asin..ga kan..enak aje lo kan bukan tikus, ya ga nyet..ha..ha..ha..

Cara yang paling ampuh adalah berpikir positif, karena kalau kita berfikir positif maka hasilnya pun positif seperti ilmu logika Benar ketemu benar maka hasilnya benar kan?? dan satu lagi belajar jadi orang cuek..bukan berarti ga peduli sama orang lain tapi kalau ada yang jelek-jelekin kita (maaf kalau ada yang tersinggung karena merasa jelek..ha..ha..ha) cuekin aje entar juga bibirnya jadi dower..ha..ha..ha..

Ya cukup sekian dulu, kasih masukan ke gue ye kalo gue ade saleh-saleh kate karena yang bener itu datang-Nya cuman dari Allah bukan dari gue..gue juga harus banyak belajar..

Wassalam

Kutu sangat menganggu
Ga pagi ga malem selalu bikin orang garuk kepala
Tapi si kutu betah banget
Kutu emang kagak sopan
berani nginjek kepala orang
tidur di kepala orang
tapi orang kagak pernah engeh dengan kehadirannya
orang baru ngeh ketika si kutu mulai mematukkan mulutnya
si kutu akhirnya merasa bosan dicuekin
akhirnya dia pergi ke tempat lain
orang senang ketika kutu pergi
tapi ketika orang itu pengen garuk kepala
ga ada rasa gatal
orang itu pengen punya rasa gatal
rasa gatalnya sudah hilang
dengan perginya si kutu
orang itu memohon sama si kutu
cuman sikutu udah terlanjur eneg
dengan perlakuan si orang yang selalu marah-marah kalau
sedang garuk kepala
padahal si kutu biar orang itu ga marah-marah
dia memanggil temannya si nyamuk
orang itu ga mau dengan adanya nyamuk tapi si kutu maksa
akhirnya orang itu mau juga dengan kehadiran si nyamuk
hingga suatu ketika si nyamuk mengisap darah si orang itu
sampai orang itu kena demam berdarah
si kutu dan si nyamuk ga peduli dengan orang itu yang sudah tepar karena penyakit
si nyamuk setelah selesai menghisap darah orang itu
nyamuk pergi begitu aja, eh si kutu ikut-ikutan pergi
orang itu senang dengan perginya si nyamuk tapi dia merasa kehilangan si kutu
tapi sekarang si kutu udah ga peduli lagi
si kutu udah punya kepala baru
orang itu sekarang sudah ga punya rasa gatal
dia pengen punya rasa gatal lagi tapi udah ga bisa
meskipun ada kutu lain yang coba naik kepala orang itu dan mematukkan kepala orang itu
orang itu ga merasakan gatal lagi
sekarang ga ada kutu yang mau naik ke kepala orang itu karena usaha mereka akan sia-sia
membuat orang itu punya rasa gatal…
sekarang orang itu dah ga punya apa-apa
gatal ga punya, duitnya udah habis buat biaya berobat karena sakit demam berdarah…

merah kuning dunia

dunia ntuh emang berwarnaj-warni ye…tapi itu yang buat seru dunia..sejuta warna..sesuai dengan kata bos gue sejuta design..wakakak..kak..kak..gimane mo sejuta..satu aje mo dimodif disalahin melulu..apes! tapi gapapa berarti merangsang otak gue juga buat lebih kreatif..mungkin kalo rizal dah push-up idungnya karena di salahin melulu (ngambil istilah mbak fitri)..ha..ha..ha..padahal nasib gue juga sama zal..hiks..hiks..

Oh ya balik ke merah kuning dunia…kedua-duanya adalah warna terang tapi dua warna itulah yang membuat kedua bos gue berantem..ha..ha..ha..kenape kagak bikin 2 majalah aje sih! ya sekarang cover ada 2!! belum ada kan di majalah manapun cover depan ada 2 !!!

Yah gitu deh kalo cowok sama cewek…dari bentuknya aje dah beda..tapi itulah seninya dibikin beda kalo sama jeruk makan jeruk dong..:) (minjem istilah editor gue)

Tetep semangaaaaat…..!!!!!

Dah ah..

Wassalam

Tujuan hidup???

Ada satu pertanyaan yang datang ke gue, apa sih tujuan kita hidup..nyari duit bakalan habis habis juga, nyari istri nanti istri kita juga bakalan mati, punya anak anak kita juga ga bakalan hidup lama..beribadah?ga mungkin ibadah terus selama hidup kita. Apa harus balance antara ibadah dengan duniawi? bagaimana cara membalancekannya? Dalam hati gue ini pertanyaan konyol, cuman karena yang nanya umurnya dibawah gue, gue harus jawab dong secara malu kali kalo ga bisa jawab…gue bilang kita diciptakan ya buat ibadah kepada-Nya. Ga usah cari tahu bagaimana cara membalancekannya antara duniawi dengan ibadah karena kita ga bakalan bisa membalancekannya..apa setiap yang kita lakukan selalu ditaker ga kan?biar yang diatas yang nakernya…yang penting kita dah berada pada posisi yang kita anggap benar, lakukan semua yang lo inginkan dan tentunya ga melanggar syariat-Nya, karena lo diberikan kebebasan dari semenjak lo lahir di dunia ini. Jangan pedulikan ucapan orang karena setiap orang pasti berbeda pendapat..inget cerita seorang bapak yang naik keledai dengan anaknya? yang terpenting jangan sekali-kali lo melanggar syariat-Nya. Yang lebih bagus sih apa yang kita lakukan untuk duniawi niatkan untuk ibadah..misalnya nyari duit buat nafkahin anak istri kan dalam islam ibadah..jadi duit yang kita dapet juga jadi berkah..ga mengeluh kekurangan terus…(padahal gue juga sering mengeluh ya..he5x, btw ngomongin istri emang gue dah punya apa sotoy emang gue tapi gapapa mudah-mudahan dengan memberi nasihat tentang keluarga, gue jadi bisa berkeluarga..amiiinn..)
Kalau hidup lo gagal itu adalah proses biarkan saja..mau hidup lo ga sesukses orang lain juga jangan lo pikirin karena lo dah melakukan semuanya dengan kerja keras dan terus usaha..Terus ada yang bertanya lagi berarti kita hidup ini menunggu mati?ya benar..bersiaplah dengan kematian…(nah yang ini nih yang gue ga tahu karena gue belum pernah mati..gue ga bisa ngebayangin dah pasti sangat serem..tapi gue mah pasrah aja, gue juga ga mau muluk-muluk ngarepin masuk surga secara dosa gue tuh bejibun, gue ga yakin bisa masuk kesana..paling bisa gue bantuin ngeringanin malaikat selama gue hidup di dunia supaya ga terlalu nyatet banyak dosa dengan cara… ya ga ngebales kalo orang nyela..lagipula emang ga bisa ngebales secara oon..he5x..terus apalagi ya ga tahu ah ntar dikira gue riya lagi..stop press!)

Mudah-mudahan jawaban gue benar secara gue pun masih mencari jawabannya…n gue juga bukan kyai ataupun ustad yang tahu banyak hal mengenai agama tapi balik lagi kebenaran hanya milik Allah, gue hanya memberi tahu sesuai apa yang gue tahu..Wallahu alam…

Buang Logika Lo!!

Buang Logika lo dalam menjalani kehidupan…

Sering banget manusia termasuk gue selalu menggunakan logika dalam menjalani kehidupan Logika memang diperlukan tapi ketika lo menjalani kehidupan lo apa itu pekerjaan, cinta, persahabatan atau apapun itu lo ga perlu logika..lo tinggal ngejalanin apa yang menurut lo terbaik dan tidak melanggar syariat-NYa maka biarkanlah itu berjalan mau itu jadinya kegagalan atau kesuksesan biar Allah yang menentukan karena lo pasti tahu dong Allah pasti memberikan jalan yang terbaik buat kita padahal menurut kita itu bukan yang terbaik.

Contoh : Seorang Ayah dengan lima orang anak dengan gaji sebesar y ternyata kebutuhannya 3 x y. logika lo berfikir bagaimana bisa 3 kali lipatnya kebutuhan dengan penghasilan sebesar y. Bagaimana bisa orang itu hidup. Terus bagaimana dia bisa memenuhi kebutuhannya?? Tanda tanya besar masuk ke logika kita..Allah ga memerlukan logika manusia dalam mengatur kehidupan..dengan caranya sendiri IA memenuhi kebutuhan orang itu..ayah tersebut ketika hari libur membantu orang mencarikan rumah atau motor bekas. Dengan keahlian bernegoisasi yang diberikan oleh Allah maka setiap satu rumah atau motor yang dia dapatkan buat orang lain dia dapat komisi. Pertanyaan kedua yang masuk logika kita bagaimana bisa kan itu ga tiap hari. Allah menjawab dengan caranya sendiri ternyata anak-anaknya dapat beasiswa jadi orang yang berfikir kebutuhannya 3 x lipatnya maka sebenarnya kebutuhannya hanya 1,5 kali lipatnya. Tetap dengan logika manusia, manusia kembali bertanya tetap ga bisa masuk. Terus dengan pertanyaan logika manusia, manusia akan berfikir ga bakalan bisa! Tapi nyatanya bisa kok! Sudah banyak buktinya!!

Contoh kedua: Seorang gadis berpacaran dengan seorang pemuda yang disetujui oleh kedua orang tuanya dan seluruh pihak dari kerabat dan teman-temannya. Sudah dipersiapkan segala sesuatunya untuk pernikahan kedua sejoli itu. Logika kita gadis itu pasti akan dinikahi oleh pemuda tersebut. Tapi ternyata Allah punya jalan sendiri..bagi-Nya pemuda itu tidak cocok buat gadis tersebut..gadis tersebut dipertemukan dengan cowok lain dalam suatu acara, dialah yang akhir nya menjadi suami sang gadis tersebut. terus bagaimana dengan pemuda yang pertama..pemuda yang pertama karena kecewa dengan sang gadis..dia curhat ke temannya..temannya itulah ternyata bagi Allah yang cocok buat sang pemuda maka tidak memakan waktu yang lama pemuda tersebut akhirnya menikah dengan temannya itu.

Dan sejuta bahkan semilyar contoh yang ga perlu logika dalam menjalani kehidupan…

Buang logika lo..sekali lagi buang logika lo yang nantinya akan membuat lo sedih, kecewa, dan yang lainnya ketika keinginan lo ga terpenuhi. Jalani apa yang menurut lo terbaik. Seandainya keinginan lo ga tercapai, pikirkan bahwa Allah akan memberikan jalan lain yang lebih baik buat kita. Insya Allah…

Wassalam, Untouch

(Mudah2an tulisan ini bermanfaat buat orang lain khususnya buat gue pribadi..Amin…)

Sekarang gue mengerti dengan pilihan… sebenarnya tidak ada pilihan buat kita, Allah menguji kita dengan pilihan-Nya yang sebenarnya sudah disiapkan pilihan yang terbaik buat kita. Ternyata pilihan yang dipilihkan oleh-Nya tidak sebaik yang kita harapkan karena itu menurut kita. Tapi menurut-Nya tidak demikian. Jeritan hati kita, bisikan hati kita, itulah yang Allah kumpulkan untuk membuat pilihan tapi kita tidak pernah sadar…yang menurut kita tidak baik itu sebenarnya jeritan hati kita yang sebenarnya, itulah yang sebenarnya yang kita inginkan. Tapi kita dengan sombongnya menyangkal yang sebenarnya pilihan kita. Gue ga pernah meminta yang seperti ini. Gue ga minta jadi orang miskin atau gue ga minta jadi orang kaya atau gue ga minta jadi lebih cantik atau ganteng atau gue ga pernah minta jadi lebih jelek dan lain sebagainya, kenapa gue dikasih seperti ini??

Dan manusia mulai menyalahkan-Nya..menganggap ini sebagai cobaan yang sangat berat yang padahal kalau ditilik lagi itulah keinginan kita yang sebenarnya. Tanpa kita disadari sebenarnya Allah sudah sangat baik mengabulkan segala keinginan kita tapi kita selalu menyalahkan dan membangkangnya. Itulah kenapa Islam ada di dunia ini mengajarkan kita untuk menerima dengan ikhlas yang sebenarnya adalah keinginan kita. Jadi sebenarnya lucu juga kalau ditelusuri secara ilmiah. Segala kerusakan yang ada di dunia ini apakah Allah yang membuatnya?bukan..tapi kita sendirilah yang membuatnya..tapi ada beberapa orang yang menyalahkan kenapa sih selalu ada bencana??

Allah sudah baik, rejeki yang dikasihnya gratis, nikmat kesehatan yang dikasihnya gratis, nikmat nafas yang diberinya setiap detik gratis..semuanya gratis. Sholat yang kita lakukan juga buat kita sendiri..buat kesehatan jasmani dan rohani kita..puasa dan segala ibadah yang buat Allah juga berguna juga buat kita sendiri. Bayangkan Allah membuat ibadah yang berguna buat kita sendiri tapi manusia selalu berat melakukannya..

apaan gue udah ibadah terus tapi rejeki gue seret..gue udah beramal terus tapi tetep miskin.. gue udah puasa terus tapi ga ada peningkatan dalam hidup gue.. Itu kata manusia

Pernah baca bahwa sholat bisa menyembuhkan penyakit atau berpuasa sudah diakui oleh ilmu kedokteran buat membuang racun yang ada dalam tubuh kita atau beramal kepada sesama manusia maka Allah akan membalas berpuluh-puluh kali lipat. Oke kita kesampingkan dulu balasan Allah. Dengan beramal siapa tahu orang yang kita amalkan akan membantu kita ketika kita dalam kesusahan. jadi sebenarnya apa yang kita lakukan untuk kebaikan kita sendiri ditambah lagi bonus pahala..belum ditambah lagi balasan di dunia. Jadi sekali lagi kalau ditilik secara ilmiah ga ada alasan buat melalaikannya.

Sekarang gue juga mengerti tentang perlunya keberanian… Pernahkah lo merasa bahwa setiap lo mau tidur apa lo yakin besok lo masih bisa bangun? gue ga yakin..dulu gue selalu berfikir setiap yang harus gue lakukan harus dengan pertimbangan yang matang minimal sebulan..bahkan hingga bertahun-tahun baru gue berani melakukan sesuatu…yakin lo dikasih waktu sebulan..kalau nanti malam lo tidur dan waktu lo bangun lo udah berada di dunia lain? Ambil segala resiko meskipun itu pahit tapi kalau itu menurut lo baik dan tidak melanggar syaria agama_Nya. Lakukan sekarang juga meskipun kenyatannya akan berbeda dengan apa yang lo harapkan. Pikiran kita akan selalu buruk tapi DIA selalu mencari jalan keluar yang terbaik buat kita. Gue sangat percaya itu. Melatih keberanian ternyata perlu karena kita bukan hidup dalam dunia mimpi. Inilah realitanya. inilah kenyataannya. Kita dilatih bukan menjadi manusia yang cengeng yang lari dalam setiap masalah..kita dilatih untuk menjadi kuat dalam hidup karena di akhirat nanti dibutuhkan keberanian yang lebih daripada yang dilatih oleh-Nya semasa kita hidup. Disana nanti udah ga bisa lari..udah ga bisa menangis..udah ga bisa mengelak..siap untuk dihukum! Kita dilatih untuk siap menghadapi hidup dan siap menghadapi mati. Tapi sekali lagi manusia tidak pernah sadar… manusia selalu mengira bahwa ini adalah cobaan yang ga pantas buat dirinya. Ini adalah musibah buat diri manusia itu..

Gue bersyukur selalu dilatih keberanian..meskipun keberanian gue masih seujung kuku tapi sedikit demi sedikit keberanian gue selalu muncul. Gue bersyukur dengan diciptakan-Nya orang-orang yang berada di sekitar gue yang selalu melatih keberanian buat gue.

Terima kasih Ya..Allah..terima kasih gue ucapkan buat orang-orang yang ada di sekitar gue..Thanks..

Wassalam.. 19 April 2008

Satu…

Ketika kita berfikir ke banyak hal pernahkah kita fokus pada satu…karena satu itulah yang akan setia pada kita..karena satu itulah yang akan berada didekat kita..karena satu itulah yang mengerti kita..karena satu itulah yang akan mengantarkan kita pada tujuan..tapi kenapa justru kita dihadapkan pada pilihan bukan hanya pada satu???
Kita dihadapkan pada pilihan yang sangat sulit padahal sesungguhnya mudah
KIta dihadapkan pada pilihan yang bukan pilihan kita padahal itu yang terbaik buat kita
Kita dihadapkan pada pilihan yang jauh dari apa yang kita pilihkan padahal itu adalah takdir kita
KIta dihadapkan pada pilihan yang sangat kita tidak kita sukai padahal itu adalah yang kita inginkan
Apa karena sifat dasar manusia yang tidak pernah puas?
Apa karena takdir?
Apa karena itu cobaan?
Apa karena kita memiliki hak memilih?
Apa karena kita pantas memilih?

Ada yang bisa menjawab???

Older Posts »